Rabu, 11 April 2012

APAKAH Arti Nasrani atau Kristen?


Drs. Nasruddin Rozak dalam bukunya “Dienul Islam” hal 55= “Agama Kristen adalah nama berasal dari pengajarannya yaitu Jesus Christ, dan pengikut-pengikut Kristen disebut dengan orang-orang Kristen.  Kaum muslimin biasanya menyebut agama Kristen sebagaimana yang disebut dalam Quran, Agama Nasrani karena disandarkan dari asal daerah Yesus, yaitu Nasaret / Nasrani “(Yesus of Nasareth)”

Dari keterangan buku: “Dienul Islam” itu jelaslah bahwa arti dari Kristen ialah pengikut-pengikut Yesus Kristus.  Kata-kata Kristen itu identik dengan Muslim, berarti penganutnya / suatu kumpulan pengikut-pengikut yang taat kepada pengajaran Yesus Kristus / Isa Almasih (Isa = Yesus, Al Masih = Kristus), sehingga kurang tepatlah kalau Kristen diartikan agama, lebih tepat Kristen berarti suatu kelompok / jemaat / organisasi pengikut ajaran / agama Yesus Kristus / Isa Al Masih.

Agama Yesus Kristus ialah “Islam” (Keselamatan, Ketaatan & Penurutan), seperti yang dipaparkan dimuka tadi.  Memang kata-ka ta/pengertian ini masih baru dikalangan umat Kristen, karena memang masalah ini bukan keyakinan yang harus dibicarakan yang penting bagaimana umat Kristen patuh kepada Allah.

Perlu pula dinyatakan bahwa kata “Agama” didepan “kata Kristen” istilah / sebutan ini belum pernah didapatkan dalam Alkitab (Injil).

Pandangan Quran tentang pengikut Yesus/Isa Al Masih: Quran Al Imron 52= “Maka Tatkala Isa mengetahui keingkaran daripada Bani Israel berkatalah Ia: “Siapakah penolong-penolongku untuk Allah.  Para Hawariyyn (murid setia Isa) menjawab “Kamilah penolong-penolong kepada Allah, dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang berserah diri (muslimun)”.

Quran Al Imran 55,57=  “Ingatlah ketika Allah berkata:  ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku menyampaikan kepada Kamu kepada akhir ajalMu – wafat dan mengangkat kamu kepadaKu serta membersihkan Kamu dari orang-orang kafir dan menjadikan orang-orang pengikutMu

(pengikut Isa Al Masih) diatas orang-orang kafir hingga hari kiamat.  “Adapun orang yang kafir menolak Isa Al Masih, maka Kusiksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia & akhirat dan mereka tidak memperoleh penolong”.  “Adapun orang yang beriman (kepada Isa) dan beramal soleh maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala kepada mereka dan Allah tidak menyukai orang yang zalim”.  “Demikian kisah Isa, kami membacakan bukti-bukti dan dzikir (peringatan yang penuh hikmat)”.

Al Maidah ayat 82=  “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusu hannya terhadap orang-orang beriman (beri man kepada Nabi Muhammad) ialah orang-orang Yahudi dan orang Musyrik (penyembah berhala) dan sesungguhnya kamu dapati orang paling akrab dekat persaudaraannya dengan orang-orang beriman, ialah orang yang ber kata:  “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani (Kristen)”, yang demikian itu disebabkan karena diantara mereka terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, karena sesungguhnya mereka tidak sombong”.

Quran Al Hadid ayat 27= “Kemudian kami iringi dibelakang mereka dengan rasul-rasul kami dan kami iringi dengan Isa putra Maryam dan kami berikan padanya Injil dan kami jadikan dalam hati pengikut-pengikutnya rasa santun & kasih sayang.  Dan mereka menga dakan rahbaniyah (kerahiban kepastoran) padahal kami tidak mewajibkan kepada mereka, tetapi mereka mengada-ngadakannya untuk mencari keridhoan AlLah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya.  Maka kami berikan kepada orang beriman (beriman kepada Yesus Kristus diantara mereka pahalanya dan banyak diantara mereka orang fasik)”.  (foot note rabaniyah ialah tidak beristri, tidak bersuami dan mengurung diri dalam bicara dengan istilah lain ialah “Closter”).

Kesimpulan:

1.Pengikut Yesus Isa Al Masih dimuliakan Allah sampai hari kiamat.

2.Orang Kristen itu bersahabat dengan orang Muslim (pengikut Muhammad).

3.Pengikut Isa Al Masih ditanamkan rasa kasih sayang.

4.Pengikut Yesus banyak juga yang fasiq (menyeleweng murtad dari ajaran Yesus).

5.Roma Katolik membuat sistem kerahiban (rahbaniyah).

6.Pengikut Yesuspun ada yang beriman.

Dari  keterangan  ayat  Quran, tidak ada satupun ayat Quran yang mengatakan bahwa umat Kristen   yang   patuh   kepada ajaran Allah lewat Injil dicap Kafir atau Musyrik (penyembah berhala).

Berdasarkan keterangan Quran itu, ternyata bahwa pengikut Yesus itu ada yang beriman dan ada yang fasik.  Berarti tidak semua aliran Kristen itu sesat semua / fasik semua, ada sebagian umat Kristen yang tetap teguh mengikuti ajaran Yesus dan sungguh beriman Kepada ajaran Taurat, Zabur, Injil / Alkitab.



Share

Twitter Facebook Digg Delicious Favorites More